Rabu, 30 Mei 2012

Revolusi Industri (Sejarah Eropa)

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
            Revolusi adalah perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan masyarakat. Di dalam revolusi, perubahan yang terjadi dapat direncanakan at`u tanpa direncanakan terlebih dahulu dan dapat dijalankan tanpa kekerasan atau melalui kekerasan.Sedangkan pengertian Revolusi Industri yaitu perubahan yang cepat di bidang ekonomi yaitu dari kegiatan ekonomi agraris ke ekonomi industri yang menggunakan mesin dalam mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi.
            Revolusi Industri telah mengubah cara kerja manusia dari penggunaan tangan menjadi menggunakan mesin. Istilah "Revolusi Industri" diperkenalkan oleh Friedrich Engelsdan Louis-Auguste Blanqui di pertengahan abad ke-19.
Pada abad pertengahan, kehidupan di Eropa diwarnai oleh sistem feodalisme yang mengandalkan sektor pertanian yang lazim disebut Latifundia (pertanian tertutup). Hubungan perdagangan antara Eropa dengan dunia Timur (Timur Tengah dan Asia lainnya) tertutup setelah perdagangan di Laut Tengah dikuasai oleh para pedagang Islam abad ke 8 sampai abad ke 14.
1.2.Rumusan Masalah

1.2.1.      Apakah yang dimaksud dengan Revolusi Industri?
1.2.2.      Siapakah sajakah penemu di dalam Revolusi Industri dan alat-alat apa yang ditemukan?
1.2.3.      Bagaimana proses kemunculan Revolusi Industri?
1.3. Tujuan
1.3.1. Agar pembaca mengetahui bagaimana sejarah Revolusi Industri.
1.3.2. Agar pembaca dapat menambah pengetahuann tentang Revolusi Industri.
1.4. Manfaat
1.4.1. Pembaca mampu mengidentifikasi penemuan-penemuan dan mengetahui di dalam bidang apa saja terjadi perkembangan dalam  Revolusi Industri.
1.4.2. Pembaca mampu menjelaskan faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya Revolusi Industri.
           












BAB 2
PEMBAHASAN

2.1. Faktor-faktor yang mempengaruhi Revolusi Industri
1.      Faktor Ekstern
a.Terjadinya revolusi ilmu pengetahuan abad 16 dengan munculnya
para ilmuwan seperti Francis Bacon, Rene Descartes, Galileo
Galilei, Copernicus, Isaac Newton dan lain-lain.
b.Ditunjang adanya lembaga-lembaga riset yaitu:
· The Royal Society for Improving Natural Knowledge.
· The Royal Society of England (1662).
2. Faktor Intern:
a.Keamanan dan politik dalam negeri yang mantap.
b.Berkembangnya kegiatan wiraswasta dari masyarakat kaya dan pemilik modal.
c.Munculnya minat masyarakat pada industri manufaktur.
d.Inggris, memiliki jajahan yang luas.
e.Kaya akan sumber alam antara lain batubara (cokes) dan biji besi yang tinggi mutunya.
f. Munculnya paham ekonomi liberal.
g.Munculnya revolusi agraria yaitu perubahan sangat cepat dalam penataan tanah dengan berlakunya metode baru dalam pertanian yaitu dengan:
· pemagaran dan pengelolaan yang terus- menerus.
· pemupukan.
· irigasi.
h.Pada abad 17 berkembanglah dunia pelayaran dan perdagangan. Di Inggris banyak berdiri kongsi dagang seperti : EIC, Virginia Co, Plymouth Co dan Massachussets Bay Co.
            Berikut alat-alat yang ditemukan, antara lain adalah :
2.2. Mesin Pemintal Benang "Jenny"

http://4.bp.blogspot.com/_4MS1mc0Qhd4/S4S-nfesjgI/AAAAAAAAABE/6YXxED98mzg/s320/a.bmp
Pada perkembangan selanjutnya, dengan ditemukan mesin uap yang bisa dipergunakan sebagai penggerak mesin berat, sistem pabrik menjadi semakin berkembang. Pada selanjutnya, sistem kerja mesin-mesin dalam pabrik ini kemudian melahirkan temuan-temuan mesin baru yang mendorong lahirnxa industri-industri besar berikutnya.
Pada tahap berikutnya, munculnya industri-industri besar hasil penemuan mesin-mesin “sederhana” sebelumnya, melahirkan penemuan dalam bidang tranportasi, kereta api, kendaraan bermesin (otomobil), navigasi uap (kapal uap), telegram dan alat-alat pertanian. Kenyataan ini, pada gilirannya juga melahirkan industri baru untuk mendukung penemuan-penemuan tersebut. Penemuan–penemuan lainya :
a. John Kay menemukan kumparan terbang.
b. Edmund Cartwright menemukan alat tenun dengan tenaga uap tahun 1785.
c. James Watt menemukan mesin uap yang dipatenkan pada tahun 1796.
d. George Stephenson menemukan Kereta Api yang dinamakannya “Rocket” pada tahun 1829.
Atas hasil temuannya James Watt sering digelari sebagai Bapak Revolusi Industri walaupun sebenarnya penemuannya merupakan penyempurnaan dari mesin uap hasil penemuan Thomas New Comen tahun 1712.
Pada tahun 1779, Samuel Croupton menggabungkan alat pemintal “Jenny” dengan karangka air menjadi sebuah mesin yang diberi nama “Mule”. Salanjutnya, ditemukan juga mesin tenun oleh Cartwright pada tahun 1785 yang disempurnakan beberapa tahun kemudian.





2.3.Mesin Uap Watt

http://1.bp.blogspot.com/_4MS1mc0Qhd4/S4TBh1fjm-I/AAAAAAAAABM/B43om6krpEk/s320/ab.bmp

            Penemuan berikutnya tidak hanya di bidang mesin produksi tekstil saja tetapi juga alat transportasi darat, laut dan udara, elektronika yaitu pesawat telepon, telegraph dan radio serta bidang kimia. Penemuan tidak hanya di Inggris melainkan juga merambah ke negara lain seperti Perancis, Italia, Belanda, Amerika.
2.4."Rocket" George Stephenson
http://2.bp.blogspot.com/_4MS1mc0Qhd4/S4TChpd1ioI/AAAAAAAAABU/-eGyjCxD6Tw/s320/abc.bmp

            Untuk sampai pada tingkat industri modern, pembuatan barang-barang dimulai dari tingkat kerajinan yang secara bertahap berkembang sebagai berikut:
a.       Domestik Sistem (kerajinan rumah tangga), ciri - cirinya adalah:
- pengrajin membuat barang-barang di rumah masing-masing dan dikerjakan secara manual
- menggunakan alat produksi yang masih trasidional milik sendiri.
- hasil produksi dijual kepada pengusaha
b. Industri Manufaktur
- pekerja bekerja di rumah majikan dengan alat produksi yang masih digerakkan dengan tenaga manusia.
- jumlah pekerja sekitar 10 orang.
- rumah majikan berfungsi sebagai tempat tinggal, tempat bekerja sekaligus tempat berjualan.

c. Faktori Sistem
- memproduksi barang-barang secara masal
- menggunakan mesin
- tempat berproduksi di kawasan industri terpisah dengan tempat tinggal dan tempat penjualan barang
Industrialisasi berkembang pesat di Inggris buktinya jika pada abad 17 Inggris mengimpor bahan katun dari India yang disebut Kaliko maka setelah revolusi industri India berbalik mendatangkan kain buatan Inggris.
Pada tahun 1851 ratu Victoria membuka pameran mesin-mesin. Selain itu pada peta di bawah ini tampak bertebaran pusat-pusat industri dan pertambangan di seluruh Inggris.

2.5. Peta Pusat Industri dan Pertambangan Inggris

http://1.bp.blogspot.com/_4MS1mc0Qhd4/S4TDtQpFXkI/AAAAAAAAABc/0hOZE5NTpLs/s320/abcd.bmp
2.6. Revolusi Industri Kedua.
Setelah berjalan satu abad, sekitar tahun 1860, Revolusi Industri memasuki fase baru yan berbeda dari apa yang sudah lalu, yang dikenal sebagai Revolusi Industri tahap kedua. Kejadian-kejadian yang terjadi pada periode itu terutama ada tiga hal : perkembangan proses Bessemer dalam membikin baja pada tahun 1856; penyempurnaan dinamo kira-kira pada tahun 1873; dan penciptaan mesin pembakaran di dalam pada tahun 1876. Perbedaan antara Revolusi Industri tahap kedua ini dibanding tahap pertama adalah :
 (1) adanya penggantian baja ditempat besi sebagai bahan industri pokok.
(2) penggantian batu arang dengan gas dan minyak sebagai sumber pokok tenaga dan penggunaan listrik sebagai bentuk pokok tenaga industri.
(3) perkembangan mesin otomatis dan peningkatan yang tinggi spesialisasi buruh.
(4) penggunaan campuran dan metal yang ringan dan hasil industri kimia.
(5) perubahan radikal dalam transportasi dan komunikasi.
(6) pertumbuhan bentuk Revolusi Industri.



















BAB 3
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
            Revolusi adalah perubahan sosial dan kebudayaan yangberlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokokkehidupan masyarakat. Di dalam revolusi, perubahan yang terjadidapat direncanakan atau tanpa direncanakan terlebih dahulu dandapat dijalankan tanpa kekerasan atau melalui kekerasan.
            Sedangkan pengertian Revolusi Industri yaitu perubahan yang cepat dibidang ekonomi yaitu dari kegiatan ekonomi agraris keekonomi industri yang menggunakan mesin dalam mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi. Revolusi Industri telah mengubahcara kerja manusia dari penggunaan tangan menjadi menggunakan mesin. Istilah "Revolusi Industri" diperkenalkan oleh Friedrich Engelsdan Louis-Auguste Blanqui di pertengahan abad ke-19.
3.3. Saran
            Diharapkan pembaca  dihar`pkan mencari literature-literatur yang lebih lengkap dalam mata kuliah Sejarah Eropa 2 terutama tentang masalah Revolusi Industri, agar mempunyai pengetahuan yang lebih luas tentang hal tersebut karena di dalam penulisan makalah belum adanya kesempurnan.





DAFTAR PUSTAKA







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar